Profill Ketua CAAIP Batam: Ananda Yuda 46 Kembangkan Keagenan hingga Mini Dockyard

Iklan Semua Halaman

Profill Ketua CAAIP Batam: Ananda Yuda 46 Kembangkan Keagenan hingga Mini Dockyard

13.2.26

 

Nanda 46 ( ditengah ) berfoto bersama alumni 24,34,31 dan 36 di Workshop


BATAM — Semangat kewirausahaan di kalangan alumni pelayaran kembali terlihat nyata di Batam. Ananda Yuda, pengusaha muda lulusan STIP angkatan 46 jurusan KALK yang akrab disapa Nanda, kini dikenal sebagai salah satu figur alumni yang aktif membangun jaringan bisnis sekaligus memperkuat solidaritas komunitas maritim.


Wawancara dilakukan langsung di Batam pada 12 Februari 2026. Dalam perbincangan tersebut, Nanda menjelaskan kiprahnya sebagai Ketua Umum CAAIP Batam periode 2021–2026 yang terpilih secara aklamasi. Di bawah kepemimpinannya, CAAIP Batam menjalankan kegiatan rutin arisan keluarga setiap bulan, serta menggelar aktivitas sosial dan turnamen olahraga seperti futsal dan golf sebagai wadah mempererat silaturahmi antar alumni.


Di sisi karier, perjalanan Nanda dimulai dari bekerja di beberapa perusahaan pelayaran di Batam. Berbekal pengalaman lapangan dan jaringan industri, ia kemudian mendirikan perusahaan keagenan pelayaran PT Nanjaya. Perusahaan ini menjadi fondasi awal Nanda dalam memperluas kiprah bisnisnya di sektor maritim yang dikenal kompetitif namun memiliki potensi besar di kawasan Batam.



Tak berhenti di layanan keagenan, Nanda melangkah lebih jauh dengan membangun workshop mini dockyard PT BMT yang berlokasi di Sekupang, Batam. Unit usaha ini melayani pembuatan dan perbaikan spare part kapal, bahkan telah mampu menangani pembuatan kapal tugboat sepanjang 30 meter. Kehadiran fasilitas ini dinilai menjadi kontribusi nyata bagi kebutuhan industri pelayaran lokal, khususnya untuk layanan teknis dan perawatan kapal.




Menariknya, diversifikasi bisnis Nanda tidak hanya berkutat pada sektor pelayaran. Ia juga tercatat sebagai pemilik usaha kuliner Rumah Makan Padang DUNSANAK yang berlokasi di Jalan Raja Isa serta bisnis Travel. Menurut Nanda, diversifikasi dilakukan untuk memperkuat daya tahan usaha sekaligus menangkap peluang ekonomi di Batam yang terus berkembang.


Dalam kaitannya dengan jejaring alumni, Nanda mengungkapkan dirinya banyak membantu alumni CAAIP yang membutuhkan dukungan usaha, mulai dari layanan keagenan, kerja sama teknis, hingga kemitraan bisnis. “Kolaborasi antar alumni adalah kekuatan. Kita bisa saling menguatkan,” menjadi semangat yang ia dorong dalam membangun komunitas CAAIP Batam.(AG24)