20 Tahun Tayang Website CAAIP.net 31 Juli 2006 - 31 Juli 2026

Iklan Semua Halaman

20 Tahun Tayang Website CAAIP.net 31 Juli 2006 - 31 Juli 2026

Ananta Gultom
31.7.26

 


20 Tahun CAAIP.net
31 Juli 2006 – 31 Juli 2026

Dua Puluh Tahun Menjaga Mercusuar


Bukan kapal yang pertama berlayar,
bukan pula ombak yang pertama pecah.
Namun pada 31 Juli 2006,
lahirlah sebuah pelabuhan yang tak dibangun dari baja,
melainkan dari kenangan.


Namanya... CAAIP.net


Ia bukan sekadar alamat di dunia maya.
Ia adalah mercusuar
yang tak pernah lelah menyalakan cahaya
bagi pelaut-pelaut yang telah lama berlayar
ke berbagai penjuru samudra.


Dari Ancol Point yang penuh cerita,
dari PLAP yang menempa jiwa,
hingga STIP yang melahirkan pemimpin lautan,
setiap angkatan menemukan rumahnya
di halaman-halaman yang tak pernah menua.


Di sana,
foto-foto lama kembali tersenyum.
Nama-nama yang hampir terlupa
kembali dipanggil sebagai saudara.


Ada kabar duka
yang mengajarkan arti kehilangan.


Ada berita suka
yang membuat bangga seluruh Corps.


Ada kisah seorang kadet
yang kini menjadi nakhoda.


Ada cerita seorang taruna
yang akhirnya memimpin perusahaan.


Dan ada doa-doa sederhana
untuk sahabat yang telah berlayar
menuju pelabuhan keabadian.


Dua puluh tahun...


Tak mudah menjaga sebuah cahaya
di tengah derasnya gelombang teknologi.
Banyak situs lahir lalu tenggelam.
Banyak media datang lalu hilang.


Namun CAAIP.net tetap berdiri.


Ia menjadi saksi
bahwa persaudaraan pelaut
tak pernah mengenal jarak.


Bahwa laut mungkin memisahkan kita,
tetapi hati selalu menemukan jalan pulang.


Hari ini...


Ketika rambut banyak yang memutih,
ketika pundak tak lagi sekuat dulu,
ketika sebagian sahabat telah lebih dahulu
berlabuh di sisi-Nya,


CAAIP.net masih memanggil kita
dengan sapaan yang sama:


"Selamat datang di rumah kita, bros and sist."


Mari terus kita jaga mercusuar ini.


Agar kelak,
anak-anak dan cucu-cucu pelaut Indonesia tahu,


bahwa pernah ada sekelompok taruna
yang ditempa ombak,
dibesarkan disiplin,
dipersatukan samudra,


dan memilih untuk tidak pernah saling melupakan.


Selamat Ulang Tahun ke-20, CAAIP.net

 

Teruslah menjadi cahaya di tengah samudra,
menjaga sejarah,
merawat persaudaraan,
dan menghubungkan setiap alumni...


hingga pelayaran terakhir kita tiba.



*** Semoga puisi ini dapat menjadi penghormatan bagi seluruh alumni CAAIP sekaligus mengenang dua dekade perjalanan CAAIP.net sebagai "mercusuar digital" yang menjaga sejarah dan persaudaraan Corps. ( Ananta Gultom - CAAIP 24 )