CAAIP Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Nusa Tenggara Timur

Iklan Semua Halaman

CAAIP Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Nusa Tenggara Timur

Ananta Gultom
25.8.26

 


JAKARTA Kepedulian terhadap korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali ditunjukkan komunitas pelaut dan alumni Akademi Ilmu Pelayaran (AIP). Bantuan kemanusiaan yang dikumpulkan dari para alumni dan jaringan pelaut di Jakarta akan dikirimkan langsung ke wilayah terdampak di NTT.


Dalam koordinasi penggalangan bantuan tersebut, dana yang berhasil dihimpun telah mencapai sekitar Rp45 juta. Selain bantuan dana, terkumpul pula 24 paket kebutuhan pokok, antara lain pembalut wanita serta makanan bayi untuk usia di bawah enam dan delapan bulan.


Koordinator bantuan, Budi Pramono, mengatakan bantuan tersebut disiapkan berdasarkan informasi kebutuhan masyarakat di wilayah Maumere. Dari laporan lapangan, kebutuhan makanan secara umum masih relatif tersedia, sementara pembalut wanita dan makanan bayi menjadi salah satu kebutuhan yang sangat diperlukan.


Bantuan akan dikirim menggunakan Kapal Tidar dan dijadwalkan berangkat pada 29 Agustus, dengan perkiraan tiba di wilayah NTT sekitar 2–3 September. Rute awal bantuan mencakup Maumere dan Lewoleba, sebelum kemudian didistribusikan oleh tim di daerah kepada masyarakat yang membutuhkan.


Perwakilan BPP CAAIP, Evi, menyampaikan keprihatinan dan dukungan kepada masyarakat NTT yang terdampak bencana. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan kebutuhan masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti perempuan dan bayi.


Sementara itu, pihak posko menyampaikan bahwa meskipun bantuan sudah mulai tersalurkan ke sejumlah lokasi, masih terdapat wilayah yang belum sepenuhnya terjangkau. Karena itu, komunitas, yayasan maupun instansi yang masih ingin memberikan bantuan dapat berkoordinasi dengan posko sebelum keberangkatan kapal.


Aksi kemanusiaan ini juga diperkuat jaringan alumni di daerah. Syahbandar Maumere yang terlibat dalam koordinasi distribusi merupakan alumni AIP, sehingga proses penerimaan dan penyaluran bantuan diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.


Bagi CAAIP, kegiatan tersebut bukan sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga wujud nyata solidaritas dan kepedulian keluarga besar pelaut Indonesia terhadap masyarakat yang sedang menghadapi bencana.


Salam Corps.